Turun harga! Orang Sunda Juga Bisa! Lihat lebih detail

Orang Sunda Juga Bisa!

Baru

DETAIL PRODUK

Judul: Orang Sunda Juga Bisa!: Pesan untuk Nonoman Sunda

Penulis: Kang Dedi Mulyadi

Genre: Sosial Budaya

Penerbit: Alvabet

Cetakan: I, Februari 2011

Ukuran: 13 cm x 20 cm

Tebal: 116 halaman

ISBN: 978-979-3064-96-3

Berat: 220 gram

Lebih detail

8 item

Dengan membeli produk ini Anda bisa mengumpulkan poin sampai 240 loyalitas poin. Total keranjang belanja Anda 240 poin yang dapat dikonversi menjadi voucher dari Rp‎ 480.


Rp‎ 24.000

-20%

Rp‎ 30.000

Info lainnya

SINOPSIS

“Nonoman Sunda! Umpama anjeun teu wekel, teu pemohalan, Nonoman Sunda di lemah caina teu kabagean alas, kapaksa kudu nyamos lantaran kalindih ku golongan sejen.” (Oto Iskandar Di Nata)

Tulisan Si Jalak Harupat ini menjadi salah satu dasar penulisan buku ini, yaitu semangat yang hendak menegaskan bahwa “orang Sunda juga bisa!” Pernyataan orang Sunda bisa merupakan letupan pendorong semangat bahwa orang Sunda seharusnya merebut gelanggang persaingan di dunia global. Untuk itulah Kang Dedi Mulyadi dalam buku ini mengajukan tafsir baru atas tokoh pantun Guruminda. Bagi Kang Dedi, setiap orang muda adalah lutung kasarung yang harus segera melepaskan kondisi “kelutungannya” untuk menemukan wujud aslinya yang sempurna karena terus-menerus memberikan manfaat bagi segala alam.

Orang Sunda juga bisa!

Digjaya Salawasna!

PENULIS

Dedi Mulyadi, SH seorang pemimpin muda berkarakter, cerdas, visioner, dan teguh pada komitmen. Dia masih tergolong muda untuk jabatan yang cukup tinggi, Bupati Kabupaten Purwakarta (2008-2013). Bupati termuda, kelahiran Subang 12 April 1971, ini punya keinginan untuk membangun Purwakarta menuju kedigjayaan yang berbasis religi dan
kearifan lokal.

Sebelumnya, ia menjabat Wakil Bupati Purwakarta (2003-2008) mendampingi Drs. Lily Hambali Hasan, M.Si. Dia tercatat sebagai Wakil Bupati termuda (31 tahun). Ketua DPD Golkar dan mantan anggota DPRD Purwakarta ini punya prinsip: “Berpikir cerdas dan bekerja keras”.

Selama lima tahun menjabat Wakil Bupati Purwakarta, ia banyak mengunjungi berbagai pelosok Purwakarta serta mendalami tata kelola pemerintahan daerahnya. Pengalaman selama lima tahun itu telah menginspirasi dirinya untuk menetapkan visi pembangunan Purwakarta
Berkarakter. Visi ini dijabarkan dalam misi: 1) Mengembangkan pembangunan berbasis religi dan kearifan lokal, yang berorientasi pada keunggulan pendidikan, kesehatan, pertanian, industri, per dagangan dan jasa; 2) Megembangkan insfrastruktur wilayah ber basis nilai-nilai kearifan dan berorientasi pada semangat perubahan kompetisi global; 3) Mengembang -kan struktur pemerintahan yang efektif, yang berorientasi pada kepuasan pelayanan publik, mengembangkan potensi kewirausahaan birokrasi yang berorientasi pada kemakmuran rakyat.

Dedi memang sudah dilahirkan menjadi pemimpin yang pejuang, berpikir cerdas, gigih dan pekerja keras. Ayahnya, Sahlim Ahmad Suryana, seorang prajurit TNI yang pensiun muda pada usia 28 tahun karena sakitsakitan, sehingga ibunya, Karsiti, harus berjuang keras untuk menyekolahkan anak-anaknya. Masa kecilnya sudah harus dijalani dengan perjuangan hidup, bekerja keras sebagaimana layaknya anak-anak yang hidup di kampung, menggembala domba, dan membantu ibunya menjadi buruh tani di sawah serta ladang tetangga. 

Banyak kenangan yang bernuansa kejuangan pada masa kecilnya. Salah satu yang tak pernah dilupakannya, saat ibunya harus menjual cincin kenangan sunatan Dedi untuk membeli seekor domba untuk diternak. Dedi kecil pun bekerja keras membantu ibunya menernak domba itu hingga berkembang menjadi lebih 40 ekor.

Review

Tulis komentar Anda

Orang Sunda Juga Bisa!

Orang Sunda Juga Bisa!

DETAIL PRODUK

Judul: Orang Sunda Juga Bisa!: Pesan untuk Nonoman Sunda

Penulis: Kang Dedi Mulyadi

Genre: Sosial Budaya

Penerbit: Alvabet

Cetakan: I, Februari 2011

Ukuran: 13 cm x 20 cm

Tebal: 116 halaman

ISBN: 978-979-3064-96-3

Berat: 220 gram

Tulis komentar Anda

Pelanggan yang membeli produk ini juga membeli: