Turun harga! Bukan Insinyur Bukan Ilmuwan Lihat lebih detail

Bukan Insinyur Bukan Ilmuwan

Baru

DETAIL PRODUK

Judul: Bukan Insinyur Bukan Ilmuwan

Penulis: Sukendra Martha

Editor: Ahmad Fathoni

Genre: Humor

Cetakan: September 2010

Ukuran: 11.5 x 18 cm

Tebal: 168 halaman

ISBN: 978-602-95392-3-3

Berat: 145 gr

Lebih detail

10 item

Tersedia

Dengan membeli produk ini Anda bisa mengumpulkan poin sampai 224 loyalitas poin. Total keranjang belanja Anda 224 poin yang dapat dikonversi menjadi voucher dari Rp‎ 448.


Rp‎ 22.400

-20%

Rp‎ 28.000

Info lainnya

ENDORSEMENT

“Humor dan kreativitas bagi ilmuwan, ibarat pupuk dan benih untuk para petani. Sama-sama merupakan ke­niscayaan. Kalau dunia yang diubah oleh ilmuwan melalui ide dan invensi yang kemudian masuk ke dalam ke­hidupan praktis berbentuk inovasi itu tidak dibumbui humor, maka kehidupan ilmuwan atau bah­kan dunia itu sendiri akan kering kerontang. Karenanya, buku tipis ini akan menjadi serbuk mesiu yang membakar parailmu­wan untuk semakin kreatif. Semoga!”  —Drs. Suharna Surapranata MT, Menteri Riset dan Teknologi RI

“Membaca buku ini segera membangkitkan rasa geli sejak dari halaman pertama, karena isinya mengingatkan kita akan hal-hal lucu dalam keseharian profesi insinyur atau ilmuwan. Penulis sangat jeli dalam menuangkan humor ke dalam tulisan yang ringan dan segar—sebagiannya merupakan ironi—yang selama ini sering menjadi bahan bercanda di antara para pe­rekayasa dan peneliti. Saya sampaikan apresiasi kepada penulis yang telah memperkaya khasanah perpustakaan me­lalui buku yang menarik ini. Selamat membaca....!” —Dr. Ir. Marzan A. Iskandar, M.Sc., Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

“Peneliti terkesan serius, kutu buku, berkacamata tebal dan ber­sikap kaku acuh tak acuh. Karya tulisnya pun selalu berupa hal-hal ilmiah yang terkadang susah dipahami masyarakat awam. Buku ini menyajikan sisi lain dari peneliti yakni catatan ten­tang kelakar para peneliti yang menggelitik dan menghibur, se­hingga tidak lagi terkesan peneliti itu kaku dan serius. Selamat pada penulis dan semoga para pembaca terhibur!”—Dr. Asep Karsidi MSc, Kepala Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal)

PENULIS

Sukendra Martha, dilahirkan di desa Prajawinangun (dulu Srombyong), Gegesik, Cirebon pada 12 September 1954. Aktif menulis sejak mahasiswa dan terutama saat menjadi peneliti Geografi BAKOSURTANAL (1992–2000). Pendidikan formal akademiknya dijalaninya mulai dari Bachelor of Science (BSc.) dalam Bidang Geo-
grafi dari Fakultas Geografi UGM (1975), Doktorandus (Drs.) Geografi, Jurusan Kartografi pada universitas yang sama (1979). Master of Science (MSc.) di Oklahoma State University, Department of Geography, Stillwater, USA(1984), dan Master of Applied Science (MAppSc.) dalam Bidang Remote Sensing/Geography dari School of Geography, UNSW, Sydney Australia (1992). Buku yang pernah ditulis: Pendekatan Geografi untuk Pembangunan (Mengenang Prof. Kardono Darmoyuwono): (Editor), IGEGAMA- BAKOSURTANAL, Cibinong, 2000; Geografi Islam dan Geografiwan Muslim , LP2S Panji Wirama, Yogyakarta, 1994; Buku Kenangan Pengabdian Alm. Mayjen Ir. Pranoto Asmoro (Editor), dua jilid, BAKOSURTANAL, 2002; 100 Anekdot Ubudiyah (Pustaka Pesantren/LKIS Yogyakarta, 2005); Peneliti Membanyol (Penerbit Buku Ilmiah Populer, Bogor, 2005); dan Humor ala Ilmuwan (Penerbit Buku Ilmiah Populer, Bogor, 2007).

Dua buku barunya diterbitkan pada 2009: Peta Kamasurta, Penerbit Nawas (Kelompok Pustaka Alvabet), dan Haji Tamatu: Tangi Mangan Turu, Alifia (Kelompok Pustaka Alvabet). Aktif di berbagai organisasi profesi dan keagamaan. Dalam organisasi profesi di bidangnya antara lain: pernah menjadi Sekretaris I Ikatan Geograf Indonesia (IGI), dan Ketua Umum Ikatan Geografiwan Universitas Gadjah Mada (IGEGAMA) 2003–2007, Ketua Umum Asosiasi Kartografi Indonesia (AKI) 2003–2005. Dalam organisasi kemahasiswaan dan keagamaan, antara lain pernah sebagai Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia-Australia (PPIA) Cabang New South Wales, pernah sebagai Vice President - Muslim Student Association (MSA) sewaktu belajar di UNSW, Australia, dan pernah aktif dalam organisasi keagamaan masyarakat Indonesia di Australia: Centre for Islamic Dakwah and Education (CIDE). Sampai saat ini masih menjadi Pengajar Tidak Tetap pada Program Studi Pendidikan Geografi FKIS, Universitas Muhammadiyah ‘Prof. Dr. HAMKA’, Jakarta. Sekarang, suami Retno Indro Estuti dan
ayah dari Layung Paramesti, Lalita Paraduhita dan Tawang Amuhara ini masih aktif bekerja di Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL), yang berkantor di Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Review

Tulis komentar Anda

Bukan Insinyur Bukan Ilmuwan

Bukan Insinyur Bukan Ilmuwan

DETAIL PRODUK

Judul: Bukan Insinyur Bukan Ilmuwan

Penulis: Sukendra Martha

Editor: Ahmad Fathoni

Genre: Humor

Cetakan: September 2010

Ukuran: 11.5 x 18 cm

Tebal: 168 halaman

ISBN: 978-602-95392-3-3

Berat: 145 gr

Tulis komentar Anda